HARGA DIRI

Tawaran Yang Tak Bisa Ditolak

Sebelumnya, tulisan ini saya persembahkan untuk teman ngobrol saya Ahmad Poltak Tamba, dalam sela-sela kerja, kami sering melontarkan permasalahan untuk dibahas secara rilex dan penuh canda meskipun kadang menjadi tegang, selamat menyimak.

Sejak awal abad XI Hijriyah atau sekitar empat ratus tahun yang lalu, rokok dikenal dan membudaya di berbagai belahan dunia Islam. Sejak itulah sampai sekarang hukum rokok gencar dibahas oleh para ulama di berbagai negeri, baik secara kolektif maupun pribadi. Perbedaan pendapat di antara mereka mengenai hukum rokok tidak dapat dihindari dan berakhir kontroversi. Itulah keragaman pendapat yang merupakan fatwa-fatwa yang selama ini telah banyak terbukukan. Sebagian di antara mereka menfatwakan mubah alias boleh, sebagian berfatwa makruh, sedangkan sebagian lainnya lebih cenderung menfatwakan haram.

Kali ini pembicaraan hukum rokok mencuat dan menghangat kembali. Pendapat yang bermunculan selama ini tidak jauh berbeda dengan apa yang telah terjadi, yakni tetap menjadi kontroversi.

Read more...

‘Tuhan’ Sembilan Senti

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi bukan perokok,
Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di parlemen anggota DPR merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Read more...

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Kreatif adalah (1) memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; (2) bersifat (mengandung) daya cipta: pekerjaan yg -- menghendaki kecerdasan dan imajinasi. Secara sederhana bisa saya simpulkan bahwa manusia kreatif adalah manusia dengan kecerdasan yang dimilikinya mampu mendatangkan imajinasi dan merubah imajinasi itu menjadi kenyataan.

Dalam kurun waktu bangun tidur sampai tidur lagi, kebanyakan manusia sering lupa untuk memikirkan apa yang akan dia ciptakan untuk hari itu. Ketika memikirkan untuk menciptakan sesuatu saja tidak ada maka jangan harap tercipta sesuatu.

Tulisan ini sebetulnya adalah hasil dari kegundahan saya selama ini, dimana dengan mata kepala sendiri melihat begitu banyak orang kesulitan untuk memenuhi kehidupan sehari=hari, tak pelak pertanyaan "mengapa" selalu muncul dalam setiap jeda kesibukan saya. Hingga tanpa sengaja saya melihat tayangan video Mario Teguh yang sedang di tonton oleh seorang sahabat.

Kurang lebihnya Mario Teguh mengungkapkan jika ada pribadi yang tidak mendapatkan pekerjaan bukan berarti lapangan pekerjaan itu tidak ada, kenapa mereka tidak mendapatkan pekerjaan ?!, karena yang mereka cari adalah uang, jika yang mereka cari adalah pekerjaan maka niscaya pekerjaan itu selalu ada. Sebagai Contoh ada seorang yang sebetulnya mampu dan berkesempatan untuk kerja menjadi kuli bangunan, tetapi dia tidak mau menjadi kuli lantaran dia gengsi, masak sarjana jadi kuli.

Apa yang telah disampaikan oleh Mario Teguh menginspirasi sekaligus memotivasi saya untuk berusaha menjadi orang yang kreatif, dan saya merasa menjadi orang yang kikir jika saya tidak membagikan imajinasi saya kepada kawan-kawan yang juga mencari imajinasi untuk kreatif.

Kreatif bagi saya sangatlah mudah, jika kapasitas kita pas-pasan jangan membayangkan yang muluk-muluk dulu seperti kreatif mampu meciptakan pesawat tanpa awak atau mampu membuat rumus tandingan nuklir. Kita cukup memulai dengan yang paling sederhana tanpa harus mengurangi keinginan-kengin besar seperti itu.

Izinkan saya bercerita sedikit, sampai saat ini (mulai Januari 2010-2011) saya bekerja sebagai Cleaning Service di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) Cairo. Saya tinggal dirumah yang sangat sederhana sekali, bersama satu anak dan kebetulan satu istri. Sebagai Petugas Cleaning Service tentu gaji tidaklah begitu mencukupi untuk membeli barang-barang yang sifatnya sekunder, misalnya hiasan dinding maupun hiasan-hiasan yang lain.

Seperti biasanya setiap tahun baru kalenderpun harus baru, ketika saya sedang bekerja saya menemukan kalender tahun 2009 dan 2010 yang sudah tidak terpakai dan siap dibuang, dua kalender itu menarik perhatian dan hati kecil saya merasa tidak rela untuk membuangnya ke tempat sampah. Terbersitlah dalam pikiran untuk memanfaatkan dua kalender yang sudah tidak terpakai itu sebagai hiasan.

Sebagian teman saya mungkin menganggap saya kurang kerjaan, karena hampir dalam pikiran manusia umumnya bahwa kalender yang sudah kadaluarsa tidak berguna. Benar, mungkin, namun bukan angka satu sampai tiga puluh satu yang saya manfaatkan, tetapi gambar-gambar tentang Indonesia yang ukurannya hampir setengah dari panjang setiap lembar kalender itu.

Sesampainya dirumah, saya potong gambar-gambar itu menjadi seperti foto mahal, samapai disini saya sudah kreatif satu kali. Berlanjut membuat aksesorisnya, foto ataupun gambar tidak akan terlihat "Wah" jika tidak dibingkai sedangkan uang gaji tentunya sulit untuk dibuang demi membeli bingkai, sebab anak saya masih membutuhkan popok.

Alhasil munculah imajinasi baru lagi, yaitu membuat bingkai sendiri. Kardus adalah salah satu bahan yang menjadi favorit saya untuk berkreasi, disamping harganya murah juga mudah didapat. Dalam pembuatan bingkai, Kardus mendominasi hingga sembilan puluh persen dari total prosetase bahan yang dibutuhkan, kedua adalah kertas bercorak yang kali ini saya mengambil warna coklat, fungsinya untuk menutup bahan-bahan dari kardus supaya tidak ketahuan kalau itu kardus. Yang ketiga tentunya lem perekat, saya lebih memilih lem kanji (tepung kanji yang direbus) karena harganya murah.

Untuk bagaimana cara pembuatannya mungkin akan disampaikan pada postingan yang akan segera menyusul. Setidaknya sedikit kekreatifan diatas memberikan banyak manfaat dan juga hikmah.

Manfaatnya antara lain rumah bisa ada hiasannya, hemat, mampu mengasah otak, bangga, menumbuhkan rasa percaya diri dll, juga meberikan hikmah bahwa dalam keterbatasan manusia sering muncul ide-ide kreatif. Dua rahasia kreatif telah saya sampaikan tunggu rahasia kreatif selanjutnya. (bersambung)

Read more...

Tepat tanggal 9 januari 2010, jam 4 sore ba'da ashar, telah lahir anak kami yang pertama. Zuhair, sebuah nama yang diberikan oleh bapaknya. Bayi laki-laki yang lahir dari rahimku ini, meski dengan operasi sesar, ia nampak sehat dan gemuk, beratnya hampir 3,5 kg. Tak terbendung lagi rasa bahagia yang ada dihati. Meski sakit yang ku alami setelah operasi teramat nyeri, namun sirna bersama tangisan bayi.

Malam hari dirumah sakit, aku terbaring lemas diatas ranjang. Suamiku sibuk bikin minuman untuk anakku, karena aku nggak bisa langsung menyusui. Ia mondar mandir, kelantai atas, lalu turun kebawah, hanya untuk mencari air hangat, karena seorang bayi tentunya harus minum yang hangat. Suamiku tak tahu, kalau sebenarnya di kamar mandi ruanganku ada heater(pemanas air), kalau saja tahu, pasti dia tak payah bolak balik keatas kebawah. Repot sekali jadi orang tua baru.

Kami hanya berdua dirumah sakit, tak ada teman yang menemani. hanya sebelumnya, setelah sholat maghrib, seorang teman datang menjenguk. Namun lepas jam 12 malam, dia diusir keamanan rumah sakit, pasalnya yang diizinkan hanya satu orang saja yang menemani pasien, meski pada kenyataanya pasien disampingku yang kebetulan satu ruangan ditemani 3 orang keluarganya. Namun tak apalah, kami tetap bertahan walaupun sendirian.

Awal yang menyedihkan adalah saat ganti popok. Kami tak tahu kalo popok bayi harus diganti tiap 4 jam sekali. Baru kami tahu, setelah salah satu teman kami menelpon dan memberikan beberapa informasi tentang apa yang harus kami lakukan, salah satunya mengganti popok. Di kesempatan ini, tentu suamiku yang harus bertindak, dia tak pernah sekalipun memiliki pengalaman mengganti pampers, alhasil dia kerepotan. Sementara aku hanya memperhatikan tak tahu harus bantu apa, karena aku tak bisa apa-apa, terasa sakit untuk bergerak. Setiapkali mengganti pampers pasti anakku menangis sejadi-jadinya, membuat bapaknya semakin panik, lucunya ditengah kepanikan itu, eh bayinya pipis. Dasar bayi laki-laki, kalo pipis mancur keatas, untung nggak kena wajahnya. Pengen tertawa, tapi bingung, panik, serba salah.

Akhirnya, tak tahan lagi, suamiku minta bantuan seorang Madam Mesir untuk mengganti popok anakku, yang kebetulan Madam itu bernasib sama dengan suamiku, yaitu menemani pasien sesar. Sewaktu ia mau mengganti pampers anakku, ia langsung histeris "ya Allah...jangan dibuka bajunya, dingin Ahmad", ucapnya mengingatkan suamiku. Waktu itu memang sedang musim dingin. Kemudian dengan cekatan ibu yang kami mintai bantuan itupun selesai menggantikan pampers.Ucapan terima kasih tak terelakkan dari mulut kami.

Malam semakin larut, mata semakin menggelayut. Namun apa daya, sang bayi menangis tiada tara, membuat mata orang tuanya tak mampu mengatup. Capek, lelah, itu pasti yang dirasakan suamiku. Mondar mandir cari air hangat, menuntunku ke kamar mandi, menggendong anaknya yang tak mau lepas dari pelukan. Kami tak mengerti, kenapa setiap kali dipeluk, sang bayi terdiam, setiap kali ditidurkan, ia menangis memecah keheningan. Setelah kian lama merawatnya, akhirnya kami sadar, bahwa sang bayi kedinginan, dan selalu menginginkan kehangatan, bukan hanya selimut, namun juga pelukan.
Cukup sekali melahirkan dengan sesar, aku tak mau lagi. Namun di sini, di kairo, ada yang berani melahirkan dengan operasi sesar sampai 5 kali, hanya dalam selang waktu tiap melahirkan satu tahun. Di Indonesia tentu nggak boleh, hanya di Kairo yang boleh. Meskipun boleh, aku nggak mau. Aku pengen yang natural saja, setelah merasakan sakitnya operasi sesar. Operasinya sih nggak kerasa, tapi setelahnya baru terasa.

Oleh karena itu, bagi calon ibu, sebaiknya diet diumur kehamilan 9. Biar nggak terlalu besar bayinya. Tapi bagi yang memiliki panggul sempit, tentu harus di sesar, seperti yang henya memiliki tinggi badan dibawah 147 cm. Bisa juga dengan alasan kesehatan lainnya, seorang ibu bisa di operasi sesar.

Anakku kini sudah genap satu tahun, semoga menjadi anak yang soleh, bermanfaat, serta berbakti kepada orang tua yang telah, sedang dan akan selalu memberikan kasih sayang seutuhnya.

Read more...

Saya ingin berbagi cerita kepada teman-teman pembaca, cerita tentang cita-cita. Ebit G Ade dalam salah satu judul lagunya yaitu "Cita-cita Kecil Si Anak Desa" telah menginspirasi saya untuk memberikan judul pada tulisan saya dengan judul "Cita-cita Anak Desa", dari judulnya terlihat mirip, namun berbeda. Sama juga dengan isinya, mirip namun berbeda.

Cerita ini saya mulai ketika saya masih duduk di kelas 3 MI(SD), kenapa di mulai dari kelas 3 MI, sebab saat itu adalah masa dimana otak saya mulai mampu menyimpan memori-memori kenangan, lebih banyak dan lebih akurat dibanding pada umur dibawah kelas 3 MI.

Ayah dan ibu saya adalah seorang petani, kakek nenek bahkan buyutpun merasakan sengatan matahari dihamparan petak sawah pertanian. Bisa dibilang bahwa darah yang mengalir pada diri saya adalah darah petani, dan ternyata gen petani telah mempengaruhi dalam setiap pemikiran, tingkah laku, dan juga cita-cita.

Petani adalah sebuah pekerjaan yang sangat mulia, sebab tanpa adanya petani niscaya kita akan kesulitan untuk makan, maksud saya bukan petani adalah pencipta makanan dalam arti sesungguhnya, karena kita tahu, semua adalah dari Tuhan. Namun jika kita melihat dari sudut pandang Sosiologi tentunya kita akan sepakat bahwa petani mempunyai jasa yang besar dalam menggerakkan roda kehidupan di masyarakat.

Meskipun sangat mulia tetapi kebanyakan orangtua yang menjabat sebagai petani, mencoba mengarahkan anak-anaknya untuk jauh dari pekerjaan petani. Saya yakin para orangtua itu tidak menganggap bahwa pekerjaan petani itu nista, tapi lebih cenderung disebabkan kerasnya hidup disawah dan juga tidak seimbangnya tatanan perkonomian di negeri kita sehingga menjadikan para petani sebagai kaum yang terdholimi sebab antara pekerjan dan hasil kerja yang sangat tidak memuaskan, dan jauh dari keadilan.

Saya mungkin salah satu dari sekian banyak anak petani yang diarahkan oleh para orangtua petani untuk merubah haluan mencari jalan lain, ibarat dari jalan yang berlumpur kejalan yang beraspal. Sebagaimana seperti yang saya ungkapkan di awal tadi, bahwa gen petani telah merasuk dan menguasai sebagian besar dari dairi saya, sehingga meskipun saya diarahkan untuk menjauh dari petani, namun saya tidak bisa.

Yah... benar, cita-cita saya adalah menjadi seorang petani. Sebelumnya saya ingin minta maaf kepada kedua orang tua saya, juga orang-orang dekat saya yang menginginkan saya menjadi orang yang "lebih baik" dari petani.

Sejujurnya cita-cita menjadi seorang petani memang cita-cita saya sejak kecil, sejak saya mempunyai cita-cita. Semula saya menganggap bahwa cita-cita ini hanyalah cita-cita monyet, mengambil dari istilah cinta monyet cita-cita monyet bisa bermakna cita-cita yang tidak mempunyai substansi dan hanya dilakukan oleh anak-anak. Anehnya hingga saya dewasa bahkan sampai saya berkeluarga dan punya anak, cita-cita itu tetap melekat pada jiwa.

Adalah sebuah kenyataan bahwa saat ini (2010) pekerjaan saya bukan petani, namun Cleaning Service, bukan berarti saya telah menghianati cita-cita yang selama ini menghiasi otak saya sejak kecil hingga sekarang, namun pekerjaan ini lebih dikarenakan keadaan. Dimana saya sedang Berada di luar negeri dan kebetulan Allah memberikan jalan rizki saya lewat pekerjaan ini.

Saya sadar bahwa suatu saat saya akan meninggalkan pekerjaan sebagai cleaning service seiring dengan kepulangan saya ke tanah air Indonesia dan akhirnya menggapai cita-cita saya sebagai seorang petani, dan saya sadar pula bahwa saya harus mensyukuri rizki yang telah diberikan oleh Allah lewat pekerjaan cleaning service.

Cita-cita yang sederhana bukan, memang cita-cita yang sangat sederhana, ditambah lagi nantinya saya akan hidup dengan keluarga di sebuah rumah di pinggiran desa, tepatnya di ujung timur sebuah desa. Tenang, indah dan hijau.

Semua itu tersa lebih indah ketika ayam-ayam jantan yang saya pelihara di belakang rumah tidak pernah bosan membangunkan saya sekeluarga bahkan para tetangga, ketika fajar tiba. Suaranya yang nyaring terdengar saling bersahutan dengan suara adzan subuh di masjid yang tak jauh dari rumah saya.

Sangat menentramkan, dan ketika matahari pagi mulai menampakkan diri kamilah orang yang pertama kali menyapanya dibanding orang sedesa yang lainnya, sebab rumah kami adalah rumah yang paling timur. Ayam-ayam pun bergegas menuju tempat biasa, tempat saya menaruh makanannya, tak peduli tua muda bahkan anak-anak berebut mengambil jatahnya.

Setelah itu sarapan pagi kami yang telah dibuat istri adalah masakan yang hampir seluruh bahannya diambil dari apa yang saya tanam dan dari apa yang saya pelihara. ada bayam, kangkung, daun ketela, apa saja sayur mayur ada di samping rumah saya. mau daging, tinggal menangkap ayam dikandang belakang, mau ikan, ada lele di kolam dekat sumur. Nikmatnya hidup di desa.

Setelah semua pekerjaan pagi selesai dan anak-anakpun sudah berangkat sekolah, sekarang giliran saya untuk mengolah tanah basah yang ada di sawah kemudian menanaminya dengan padi yang kelak akan menghasilkan miliaran bahkan triliunan butir padi. Yang akan menjadi sumber tenaga para pekerja menjadi sumber kekuatan para ilmuan dan menjadi sumber pemikiran yang menghasilkan kebijakan bagi para negarawan.

Padi yang ditanam oleh tangan yang biasa dibasuh wudlu oleh embun yang suci nan jernih, semoga bisa menghasilkan padi yang berkah, sehingga akan menjadikan siapapun yang memakannya menghasilkan sesuatu yang wah.

Sekedar informasi, dan boleh juga di resapi, kita hidup di dunia ini hanyalah sementara, dimana harta hanyalah sebuah teman dalam mengarungi kehidupan, yang kelak ketika kita sudah sampai pada masa malaikat maut menjemput harta akan kita tinggalkan. Sebuah hal yang wajar jika orang ingin kaya, namun kaya menurut saya bukan banyaknya harta yang kita punya, tapi berpa banyak harta yang kita berikan secara cuma-cuma kepada mereka yang lebih membutuhkannya, karena memberi itu menenangkan hati. Ditambah lagi, jika kita sibuk mencari harta sehingga waktu kita habis begitu saja, saya rasa anda akan menyesal di hari tua, sebab kasih sayang yang anda berikan kepada keluarga tak sebanding dengan waktu yang anda gunakan untuk memperbanyak harta.

Kiranya dari sedikit imajinasi yang insya Allah hakiki, kawan-kawan pembaca mampu menangkap isyarat yang saya sampaikan, akan cita-cita yang ingin saya wujudkan. Cukup sampai disini dulu, terima kasih sudah meluangkan waktu untuk sekedar membaca tulisan sampah ini.

Saya mencoba berdedikasi pada pertanian dengan mengelola blog tentang petani

Read more...

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang
Allah Yang Maha Bijaksana dan Mulia berfirman:
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Alquran dan Kami yang akan menjaganya

Bangsa Iran yang mulia serta Umat Islam dunia yang besar!

Tindakan keji dan penghinaan terhadap Alquran yang mulia yang menyebabkan kebencian seluruh pihak yang terjadi di bawah keamanan polisi di Amerika merupakan sebuah kejadian besar dan pahit yang tidak bisa dianggap sebagai sebuah tindakan bodoh beberapa orang bayaran semata. Namun haruslah dipandang sebagai sebuah gerakan yang terprogram bertahun-tahun dan berkaitan dengan berbagai kebijakan anti Islam dan Islamophobia yang didukung dengan berbagai media propaganda baik film atau lainnya dimulai sejak pengkhianatan yang dilakukan oleh Salman Rusydi, dilanjutkan dengan karikatur penghinaan pada Nabi di Denmark, puluhan film anti Islam di Hollywood dan apa yang saat ini mereka lakukan menyimpan sebuah pertanyaan besar, apa yang ada di balik gerakan ini dan siapa mereka?

Telaah yang mendalam atas hal ini adalah dapat kita saksikan pada beberapa tindakan kejahatan di beberapa tahun terakhir yang mereka lakukan di Afghanistan, Irak, Palestina, Lebanon dan Pakistan akan menunjukkan sebuah bukti nyata yang tidak menyisakan keraguan sedikitpun, bahwa desainer dan ruang kontrol atas hal itu adalah berada di tangan para pemimpin Zionis yang memiliki pengaruh besar terhadap pemerintah AS dan badan keamanan militer dunia, serta pada pemerintah Inggris dan beberapa negara Eropa.

Studi-studi yang sama tentang serangan 11 September yang dilakukan oleh berbagai peneliti independen hari demi hari semakin mengarahkan jari telunjuk, bahwa hal itu adalah ulah mereka sendiri demi mendapatkan alasan untuk menyerang Afghanistan dan Irak. Hal ini juga sesuai dengan pernyataan presiden AS saat itu –-sesuai dengan berbagai laporan-- yang dengan jelas mengumumkan dimulainya kembali ‘perang salib’ dan semakin sempurna dengan masuknya gereja ke area ini.

Tujuan dari tindakan keji yang baru-baru ini dilakukan, adalah upaya untuk menciptakan permusuhan melawan Islam dan Muslim dalam komunitas Kristen yang dengan keterlibatan gereja dan pendeta, maka warna religius dan fanatisme agama segera mengambil perannya. Di sisi lain negara-negara Muslim yang penuh keberanian dan pasti terluka dengan tindakan tersebut, akan mengamuk dan melupakan isu-isu penting Timur Tengah dan dunia Islam lainnya.

Tindakan permusuhan ini bukanlah awal dari sebuah gerakan, namun sebuah fase dari program jangka panjang gerakan anti Islam yang dipelopori oleh rezim zionisme Israel dan Amerika. Saat ini semua pemimpin imprealisme internasional berdiri menyatakan perlawanan terhadap Islam.


Islam adalah agama spiritualitas dan kebebasan manusia. Alquran merupakan kitab suci kasih sayang, hikmah dan keadilan. Adalah tugas dari semua pecinta kebebasan di dunia dan semua pemeluk agama monoteisme Ibrahimi untuk bersama-sama melawan politik kotor anti-Islam.

Ketahuilah, bahwa rezim Amerika tidak akan berhasil membersihkan diri mereka dari berbagai tindakan keji ini dengan kata-kata dan propaganda palsu mereka. Sudah beberapa tahun berlalu simbol-simbol kesucian dan hak-hak jutaan umat Islam tak bersalah di Afghanistan , Pakistan, Irak, Lebanon dan Palestina telah dilanggar dan diinjak-injak.

Ratusan ribu tewas, puluhan ribu pria dan wanita ditawan dan disiksa. Jutaan anak-anak dan perempuan tak berdosa menjadi cacat dan tunawisma, korban apakah mereka? Dengan semua ketertindasan ini, mengapa di media barat, seorang muslim dianggap sebagai manifestasi kekerasan dari Alquran? Serta Islam dianggap sebagai ancaman terhadap kemanusiaan? Siapa yang percaya bahwa konspirasi luas ini bisa terjadi tanpa bantuan atau campur tangan kalangan Zionis dalam pemerintah AS?

Kaum Muslimin, saudara- saudariku di Iran dan di seluruh dunia!

Dalam kesempatan ini saya perlu mengingatkan beberapa hal penting:

Pertama: peristiwa dan kejadian-kejadian yang saat ini dan sebelum ini terjadi dengan jelas menunjukkan bahwa yang menjadi sasaran serangan imprealisme dan arogansi global adalah Islam dan Alquran yang suci. Permusuhan yang mereka lancarkan dengan jelas kepada Republik Islam Iran adalah karena kejelasan Republik Islam Iran untuk melawan setiap kekuatan melawan Islam. Dan apa yang mereka selalu angkat sebagai slogan bahwa mereka tidak memusuhi Islam dan kaum Muslimin adalah sebuah kebohongan besar dan tipuan semata. Mereka benar-benar memusuhi Islam dan siapapun yang berkomitmen dengan ajaran Islam.

Kedua: Berbagai tindakan permusuhan anti Islam dan kaum muslimin adalah disebabkan karena mereka menyaksikan cahaya Islam dan pengaruhnya menyala-nyala lebih dari sebelumnya di dalam hati kita, di dalam hati masyarakat muslim dunia, bahkan di dunia barat sekalipun.

Permusuhan ini muncul karena umat Islam memiliki kesadaran dan kebangkitan lebih dari sebelumnya, dimana mereka berhasil merobek-robek kekuatan dua abad kolonialisme. Karenanya pelecehan terhadap Alquran dan Nabi Agung saw dengan semua kepahitan di dalam hati seluruh kita, pada saat yang sama membawa kabar gembira besar yang menunjukkan cahaya Alquran hari demi hari semakin lebih tinggi dan terang.

Ketiga: Semua harus mengetahui, bahwa semua peristiwa yang terjadi di akhir-akhir ini tidak ada hubungannya dengan gereja dan agama Kristen. Gerakan beberapa pendeta boneka dan bayaran itu tidak boleh digeneralisir kepada seluruh umat Kristen dan agama mereka.

Kami umat Muslim tidak akan pernah berprilaku sama dengan mereka dalam hal kesucian agama lain. Konflik antara Muslim dan Kristen pada tingkat bawah merupakan keinginan musuh bersama kita dan tujuan desainer gila kegiatan ini. Pelajaran yang diajarkan oleh Alquran kepada kita adalah persis kebalikan dari hal itu.

Keempat: Tuntutan semua umat Islam hari ini adalah harus ditujukan kepada pemerintah AS dan para politisi mereka. Jika mereka benar dalam klaim mereka bahwa mereka tidak terlibat dalam kejahatan ini, maka mereka harus menegakkan hukum yang pantas kepada pelaku kejahatan yang telah melukai hati satu setengah milyar Muslim dunia.

Salam bagi hamba-hamba Allah yang saleh.

Sayyid Ali Khamenei

13 September 2010

Read more...
facebook pae zuher